Tulang Baja Otot Besi

By @sutri43
Tulang Baja Otot Besi

Apa jadinya jika kamu terjebak didunia lain ?? takut ? senang ? atau santai aja ??... Ikuti imajinasi ku dalam hayalan nyata di ilusi dunia lain, ikuti langkahku, tentukan keputusan ku...suka dan duka menjalani hidup penuh magic, monster, dewa, setan, pahlawan maupun penjahat. Semua yang ada hanya angan angan jd kenyataan, semua mimpi berubah reality, demi satu kata 'TERKUAT'.

Chapter 5

SATU LANGKAH SATU PUKULAN

RAGU RAGU LEBIH BAIK KEMBALI !?

Selemah apapun dirimu belum mencoba belum tahu. Apakah mungkin lari bahkan sebelum menarik senjata ? tidak bagi 12 peserta ini termasuk 43. Tatapan yang tajam berdiri kokoh disamping raja / ratu, tetap pada satu jawaban ‘ MAKAN AYAM’ (wkwkwkw).

Caesar : Baik, aturannya cukup sederhana. Menyerah, pingsan, dianggap kalah, juga dianggap tidak layak melanjutkan kami berhak menghentikan. Kemenangan dihitung dari menang terbanyak, sistem rolling. Jika ada nilai seri, dilihat dari pertemua mereka sebelumnya, menang akan naik kalah akan turun. Nilai menang 3 poin, seri 1 poin untuk penantang dan 2 poin untuk tertantang, kalah 0 poin. Waktu hanya 1 jam maksimal, separah apapun kondisi selama tidak ada yang pingsan atau menyerah dari kedua belah pihak maka dinyatakan seri.

Semua raja / ratu dan peserta yang lain melirik ke arah caesar dan melirik ke arah 43, seperti dugaan mereka yang satu ini akan mengikuti. Ini juga menjadi jawaban atas alasan kenapa Caesar mau menjadi tuan rumah tahun ini. Bagi mereka Caesar merupakan sosok yang disegani dan dihormati karna biasanya hanya menjadi tamu terhormat.

Caesar : Lapangan ini tidak akan cukup untuk mengeluarkan potensi kalian semua, karna itu ada 5 pilihan arena.

Dengan jentikan tangan, ditengah lapangan 10 meter dari tanah muncul 4 layar besar menghadap utara, selatan, barat dan timur. Setiap layar terbagi rata menjadi 5 kotak kecil yaitu 1 kiri atas, 2 kanan atas, 3 kiri bawah , 4 kanan bawah dan 5 tengah. 

Arena 1

Hutan hujan tropis, daerah perbukitan dengan kepadatan hutan tinggi rata rata pohon selebar 1-3 meter dengan tinggi 30-40 meter , tanpa semak belukar, hanya tanah tertutup dedaunan.

Arena 2

Padang rumput, dataran landai penuh rerumputan, sedikit semak dan pohon kecil.

Arena 3

Rawa, 70% air dengan kedalaman air 1-3 meter, 30% daratan berbentuk pulau pulau kecil tersebar dirawa.

Arena 4

Bukit batu, area tanah keras, berbatu besar dan kecil, sedikit tanaman kaktus dan rumput.

Arena 5

Gua batu, bebatuan licin dan berlumut, ada puluhan pilar batu tersebar rata dalam gua, udara lembab, hanya ada satu cahaya tembus dari dinding batu atas selebar 5 meter kearah tengah gua.

Caesar : Penantang berhak menentukan area, sedangkan ditantang berhak merubah cuaca maksimal 3 perubahan. Masing masing hanya diperbolehkan bertemu sekali, yang menang akan tetap menjadi tertantang sampai dikalahkan. Peserta yang kalah boleh menantang kembali lawan yang belum ditemui. Pemenang duel akan menjadi penantang disaat tidak ada yang melakukan tantangan terhadapnya. Tidak diperkenankan menolak tantangan kecuali mengakui kekalahan. Area seluas 3 kilometer persegi menjadi ringnya. Tidak perlu sampai jatuh korban ini hanya persahabatan. Jika ada hal yang menjanggal boleh ditanyakan.

Bagi peserta ada banyak hal yang harus menjadi pertimbangan. Mengingat setiap area memiliki kelebihan dan kekurangan dengan kemampuan mereka. Menjadi yang pertama memilih area merupakan hadiah besar sejalan dengan habitatnya, namun dengan perubahan cuaca bisa menjadi kebalikan. Tidak terkecuali dengan 43, keningnya tampak mengkerut dengan tatapan kosong.

43 : dihutan aku bukan monyet , diair lebih lambat dari ikan, katak atau ular, area terbuka ?? ndak ke yang berotot kayak banteng dan singa makin jadi nanti ?? belum lagi yang bisa terbang. Dalam gua ?? clan Diaemus dah kayak vampir, bisa kering badan iki brrr…

Makin lama 43 berpikir makin berkeringat dingin, sejauh dia bisa membayangkan tidak ada satu area pun yang bisa memberikan keuntungan 100% baginya. Konstitusi tubuh manusianya hanya sebatas rata rata air, pilihan yang mungkin adalah menjadi penantang. Dengan mendapat hak memilih area 43 bisa memungkinkan untuk lawan agar tidak memiliki keuntungan mutlak. Jika clan Piscis area 4, clan Mondou bisa area 5 atau 3, clan Hominid cari saja area ndak berpohon. Jika menjadi tertantang, tanpa peluang menang, hanya bertahan untuk dapat 2 poin.

Caesar : (berbisik), menjadi pemenang atau menjadi yang terkuat ??

43 tersentak, menoleh ke caesar yang masih terus menatap kedepan.

43 : (jika hal kecil ini aku sudah berpikir melarikan diri, bagaimana menghadapi hal besar ?)… paling tidak aku mencoba dahulu, tidak terlambat lari kemudian.

Minotaur : caesar Jata, bagaimana kita menentukan yang pertama ??

Caesar : (jempol ke arah 43) dia sukarela menjadi yang pertama.

Semua mata mengarah ke 43. Melihat dari ujung kaki ke kepala. Tidak merasakan energi apapun, satu kesimpulan 3 poin cuma cuma.

43 : (kapan aku bilang sukarela ??) perkenalkan namaku 43 (senyum manis semanis manisnya)

semua : …

.

.

.

Minotaur : Baja, maju

Berdiri disamping Minotaur, baja menakupkan tangannya menatap 43.

Baja : Baja clan Bull menantang 43 di arena 2.

43 : (asem, binaragawan kelas kakap lagi yang pertama), 43 menerima tantangan Baja kondisi cerah siang hari.

Melihat kondisi Baja 43 bisa memastikan fokus pasti pada serangan dan pertahanan, bagaimana tidak, badan berotot dari ujung kepala sampai kaki dengan tanduk besar kayak banteng di kepala.

43 : (kecepatan dan ketangkasan penting disini, menambahkan kondisi yang aneh aneh malah merumitkan keadaan).

Minotaur : tidak ada cakra, mana, atau roh, tinggal satu pilihan… fisik. Orang yang direkomendasikan Caesar jata tidak mungkin lemah, jadi hati hati.

Baja : Siap Raja.

Caesar menjentikan jarinya retakan dimensi muncul didepan Baja dan 43.

Caesar : Bayangkan saja kalian ingin berada diposisi mana ? tengah atau tepi ? 3 menit mempersiapkan diri.

Baja : aku menunggumu ditengah.

Tanpa basa basi Baja langsung melangkah kedalam dimensi.

Melihat pergelangan tangannya berwarna kuning, 43 bergumam turunkan menjadi 3/4 (175 kg). Melangkah ke dalam dimensi.

Celah dimensi tertutup, layar utama tanpak di arena 2. Terlihat Baja dan 43 saling berhadapan dengan jarak 5 meter. Tidak ada tempat untuk bersembunyi ditengah padang rumput seperti ini.

crackk

crakkk

Baja merenggangkan semua jarinya. Tinggi 2 meter badan berotot besar sangar seperti dwayne johnson, perbedaanya Baja tidak botak dengan rambut cepak hitam pekat, kumis dan jenggot tipis, bulu dada lebat dan kulit coklat pudar. Aksesorisnya cukup simple, berlapang dada, celana pendek, bertelanjang kaki dan sarung tangan berlapis besi. Berbanding terbalik dengan 43 yang tinggi 1,7 meter, berpakaian rapi dan senyum manis. Melihat 43 tersenyum padanya Baja makin beringas sangar dan melotot.

Baja : ( senyum dari tadi melulu, mau duel apa bercumbu ) heh… grrr…

43 : (napa kayaknya makin marah, salah makan apa ?), makin tersenyum manis.

POnggg…

Pong..

Pongg..

Bunyi gong bergema di arena 2 tanda duel bisa dimulai kapanpun.

kaki kiri lurus kedepan agak miring sedikit kebelakang, kaki kanan tekuk sedikit menghadap kanan, kaki kanan dan kiri membentuk sudut 90 derajat. Tangan kiri dan jari mekar lurus kedepan agak sedikit ditekuk sedangkan tangan kanan bengkok 90 derajat dari bawah menghadap depan dengan jari mekar terbuka. 43 siap dengan kuda kuda pertahanannya.

Namun baja sudah berada diatas, siap meninju 43 dengan tangan kanannya. Baja sepertinya sudah melompat saat berakhirnya gong ketiga.

Melihat datangnya kepalan tinju baja 43 sudah melihat arah lintasan tinjunya, namun masih mengangkat tangan kirinya yang jari mekar terbuka siap menerima tinju. Begitu tinju bertemu telapak tangan 43, dalam sepersekian detik sambil menekuk dan mengendorkan tangan 43 mencoba memberikan dorongan. Berbeda dari harapan tampaknya pukulan Baja terlalu bertenaga, kaki kiri mundur kebelakang dengan kaki kanan menekuk dalam untuk memberikan dorongan mundur, sedangkan tangan kiri menekan muka atas kepalan Baja kearah bawah untuk mengubah lintasan.

Boooommm

seperti ledakan karbit

debu tanah dan rumput berterbangan

Namun 43 sudah mundur selangkah ditambah 5 langkah lagi kebelakang.

43 : (powernya 3x lipat pukulan aku, tapi speed aku saat ini masih unggul 3 detik)

whuzzz

sekali lagi Baja melompat dan siap meninju, namun 43 sudah bersiap. Sama seperti sebelumnya saat 43 mencoba merubah arah lintasa tinju baja tapi tidak ada ledakan yang berarti, tinju baja terbuka dengan tapak tangan nempel ketanah, tumit kaki kanan turun deras mengarah ke kepala 43, sedikit dorongan mundur mengelak 1 cm dari serangan. 

Boommm

Berdiri dengan satu kaki sebelah kanan baja memiringkan badan dan meluncurkan tendangan lurus ke arah dada dengan kaki kiri.

whuzzz

Menekuk kaki kanan kebawah sambil berjinjit dengan kaki kiri lurus kesamping 43 mengelakan dadanya ke arah kanan.

whuzz

Baja tidak tinggal diam, kaki kiri yang melakukan tendangan itu dengan cepat ditarik kedalam dan meluncurkan serangan tumit ke arah kepala 43.

whuzzz

43 merunduk merapat ke tanah dan memberikan sapuan ke arah tapak kaki kanan Baja yang menjadi tumpuan.

Pakkk

Dalam sepersekian detik tubuh baja mulai oleng kesamping kanan.

Dengan tumpuan kedua tangan dan kaki kanan memberikan dorongan sedikit untuk bangkit jongkok, dengan pondasi kaki kiri 43 memberikan sapuan ke muka Baja dengan kaki kanan.

Pakkk

Kaboom

Kepala Baja terhempas ke tanah.

Sial bagi 43, berkat jeda dalam sapuan awalnya tangan kiri Baja sempat memegang pergelangan kaki dan melempar 43 kesamping.

whusss

Sreeekkkk

Bunyi desiran rumput saat 43 terseret lemparan Baja.

Berguling beberapa putaran, dengan tangan mencengkeram tanah akhirnya berhenti pada jarak 10 meter dari Baja dengan posisi jongkok dan tatapan masih kedepan arah Baja

43 : (aku terlalu gegabah, ancang ancang kayak td terlalu lama dan beresiko).

Mengusap wajahnya, Baja berjongkok dengan satu kaki mulai bangkit berdiri perlahan.

Baja : (tidak ada artinya kuat kalau tidak bisa menyentuhnya)

Roaarrr

Baja berteriak keras,mulai menghimpun cakra. Rumput disekitar bergoyang keras seperti tertiup angin topan, tanah begetar dan retak. Tampak sedikit demi sedikit tubuh besar Baja menyusut dalam kapasitas 2/3 dari sebelumnya dan terlihat lebih langsing.

Kening 43 mengkerut, segera mengambil beberapa langkah mundur. Sekarang 43 dan Baja terpaut jarak 15 meter.

43 : ehmmm… (aku rasa jarak ini cukup ) mencoba mengorbankan power demi kecepatan ya !?? ada jeda lebih kurang 5 menit untuk skill itu, sebaiknya jaga jarak, semoga sempat untuk membaca seberapa cepat dia sekarang.

Rambut yang bekobar dan daun yang bergoyang sudah mulai mereda. Menatap tajam ke arah 43 Baja mulai mengambil ancang ancang.

 Tampa berkedip 43 terus menatap setiap inci tubuh Baja, mencoba memprediksi seberapa besar kecepatan dan pergerakan Baja. Namun baja masih dalam posisi siaga dan terus berjalan dengan hati hati menuju 43.

Baja : (cihh, matanya itu… aku harus memperkecil jarak hingga 10 meter atau kurang ).

43 terus diam dalam posisi siaga sambil bergeser setengah langka setiap 3 langkah Baja, mendekati 10 meter 3 menit sudah berlalu. Mata mulai berat 43 melakukan kedipan pertama, begitu terfokus kembali Baja sudah menghilang.

43 : cihh… (mulai panik) dimana ?

Ekor mata berdenyit, kepala tinju tampak datang dari kanan, refleks 43 mengangkat tangan kiri untuk menahan namun tidak semudah itu. Kepalan tinju itu hanya umpan, tendangan menyamping datang dari belakang. Melihat posisi Baja 43 memperkirakan sapuan dari belakang. Begitu kena tendangan, 43 mengendorkan pondasi kaki membiarkan tubuh terbawa tendangan untuk mengurangi dampak, kemudian berputar kebawah dengan punggung sebagai acuan utnuk melewatkan arah lintas tendangan Baja.

Baja tidak tinggal diam, begitu merasa tendangan tidak memberikan efek yang bagus, serangan kedua datang, dengan kaki kanan sebagai tumpuan kaki kiri terbang ke arah dada 43. 

Buukkk

whuzzz

43 terpental lurus kebelakang, tampak tangan sudah bersilang didada. Walau sudah membuat pertahanan, tangan 43 bergetar disertai rasa nyeri. Melayang diudara lebih kurang 20 cm dari tanah, berusaha berputar merubah posisi badan. Dengan pijakan kaki dan tangan tampak garis seretan ditanah sambil mata masih fokus ke Baja.

43 : (kurangi menjadi 100kg)

whuzzz

Baja datang lurus dengan tinjunya.

Crackk

Tanah merekah terkena pijakan 43 dan lurus lari ke depan. Tidak ada yang mundur saat ini, begitu tinju tinggal satu kepal lagi mengenai wajah 43 berputar 180 derajat mengelak tinju Baja dan melakukan tendangan ke arah dagu Baja.

Boommm

momentum dan dampak membuang Baja pusing sesaat.

43 : (kurangi menjadi 50kg)

Kesempatan ini tentu tidak disia siakan 43, sekali lagi tendangan ke dagu membuat Baja terangkat ke udara lebih kurang sejengkal. 43 mulai memasang kuda kuda tinjuan seperti yang dilakukannya dengan boneka kayu latihan, begitu Baja turun dan kaki menyentuh tanah, 43 mulai menyerang.

Buk

Bukk

Pakk

Bukk

Seperti karung tinju 43 melakukan serangan bertubi tubi dengan tinjunya. Fokus dengan hanya satu titik dalam 5 detik sudah ada 25 tinjuan di hulu hati Baja, begitu tubuh Baja termundur akibat pukulan begitu juga kaki melangkah kedepan menyesuaikan. Begitu 5 detik terlewati sekali lagi 43 berputar membuat momentum tendangan dari bawah ke arah dagu Baja dan kembali dalam posisi tinjuan awal.

Buk

Buk Buk

Buk Buk Buk

Begitu serangan ke 100, Baja menghilang dari udara tipis.

whuzz

Tinju 43 meleset ke udara tipis. Sedikit bengong 43 masih terdiam beberapa saat. Tampak retakan dimensi terbuka didepannya, melangkahkan kaki 43 keluar dari arena 2. Tato ketupat berubah kembali kuning.

Caesar : Bagaimana temanku Raja Mino ?

Minotaur : Kami menerimanya Caesar.

Baja : saya masih bisa bertahan Raja !?

Minotaur : Tentu kamu bisa tahan 100 hit, bagaimana kalau 200 hit terus 500 hit lalu 1000 hit !? Apa kamu tidak merasa bahwa hanya ulu hati mu yang terasa sakit tapi tidak bagian lain ??

Baja : itu…

Minotaur : simpan tenaga mu, masih ada peluang lainnya.

Baja : Siap Raja (menakup kan tangan).

Baja sedikit mengusap dadanya, ada terasa sakit dan nyeri di ulu hati. Berpikir sejenak Baja akhirnya paham, jika dia harus dibuat kaku dalam periode tertentu dan mendapat hit fokus satu titik, pada akhirnya Baja akan roboh juga. Melanjutkan ke duel berikutnya akan menjadi sia sia.

Baja : 0 poin

43  : 3 poin

Nemea : Raka tahan dirimu.

Raka : siap raja (menganggukkan kepala)

Nemea : kecepatan dan kelincahan itu terlalu berlebihan, kita tidak tahu apa lagi yang disembunyikannya, jangan mengambil resiko.

Raka : saya mengerti raja, bagaimanapun juga Baja dan Saya tidak terlalu jauh berbeda.

Clan Kera, Singa, Kumbang dan Gajah mulai menahan diri, tipe tipe petarung jarak dekat dengan mengandalkan kekuatan dan pertahanan pernah merasa unggul, namun tidak untuk lawan yang satu ini. Bukan berarti takut, hanya saja jika tidak ada kemenangan yang pasti lebih baik menahan diri. Paling tidak jika terdesak arena jangan sampai menjadi arena terbuka. Pukulan terakhir yang dilancarkan 43 membuat mereka kagum, bukan karena kekuatannya namun lebih kepada efisensi gerak. Bagaimana tidak, sekuat apapun kalau tidak mendaratkan pukulan telak ya tidak ada artinya. Bahkan pukulan Baja yang sudah mendarat masih bisa dikurangi dampaknya oleh kelincahan 43.

Garuda : ehhmm, menarik menarik… bagaimana Lian ??

Lian : dia tidak akan bisa menyentuh saya selama di udara raja, namun pasti cuacanya tidak akan secerah ini.

Garuda : Ehmm, tentu saja.. kita lihat saja perkembangannya.

Lian : siap !!!

Caesar : Apakah ada lagi penantang ??

Kappa : kapapapa papa, dimana otot besar kalian itu ? apakah sudah menciut kapapaap.. Lina cemplungkan dia kedalam air kapapap

Lina : siap Ratu. Lina menantang 43 ke arena 3.

Terdiam sejenak, 43 tidak langsung menjawab. Masih ada 3menit persiapan, bisa lebih awal jika keduanya sudah siap.

43 : ehmm, Yuna…

Yuna : tipe Mana

43 : Bisa diasumsikan magic tipe air, bagaimanapun juga clan katak itu. Apa mungkin kabut juga bisa ?? Postur tubuh langsing, warna hijau, telapak kaki tangan mirip katak. Buka petarung tipe fisik ini.

43 : 43 menerima tantangan Lina, malam hari berawan.

Berbeda dengan sebelumnya 43 memilih berada ditepi arena disalah satu daratan kecil, namun Lina berada ditengah dengan percaya diri. Memejam mata 43 mulai mengatur nafas. Selang 3 menit Membuka mata 43 mulai melihat sekitar, terus diam selama 15 menit dengan tetap mengamati berbagai ide dan asumsi mulai bergejolak. Tiba tiba suasana mulai berkabut.

43 : ini ???

Begitu kabut menyentuk kulit 43 merasakan ada sedikit fluktasi energi.

43 : jangan bilang …

whuzzzz

Segera 43 melompat ke daratan sebelah,

Boomm

Sementara tempat asal sudah hancur dan tergenang air.

43 : cihh, berat ini.

whuuzzz

Booommm

Boom

2 buah bola air terbentuk dari MANA datang dan menyerang 43. Merasa pijakannya sudah mulai berkurang 43 merasa ini tidak bisa terus berlanjut.

43 : lepaskan semua beban (tato ketupat kembali putih).

Menghilang dari tempat semula 43 berlari menuju tengah area.

Memegang tongkat kecil dengan ornamen bunga teratai berlapis perak, sambil komat kamit Lina melambaikan tongkat. Bola bola air tampak terbentuk disekitar Lina. Setiap casting magic Lina bisa memanggil 10 bola air dan mulai menembakannya satu satu ke arah 43.

Langkah 43 terhambat dan terpaksa menghindar kiri kanan, sambil menahan kecepatannya untuk momentum yang tepat 43 terus berputar disekitar Lina berjarak 5 meter. Lina terus casting dan menembakan bola air, dengan atribut air dan lingkungan yang mendukung, casting magic Lina seperti tidak terhingga.

43 : ehhmm ( sambil terus berputar dan menghindar), dia tahu aku bisa menghindar dan tidak mungkin bola airnya bisa menyentuh aku, apa dia mengumpan masuk lingkaran dalam ??

Lina : kamu seharusnya sudah tau maksud aku, kapapapa… berani mencoba ??

Berhenti didepan Lina disalah satu daratan, 43 mulai memasang kuda kuda.

buzzz

43 melesat maju kedepan dengan 1/3 kecepatan fullnya dengan tangan terkepal siap memberikan pukulan. Tatapan serius Lina sambil maju kedepan menyentu air mengaktifkan sihirnya. Jauh sebelumnya Lina sudah mempersiapkan 5 sihir dengan pengaturan waktu, hanya memerlukan sedikit sentuhan atau kata untuk mengaktifkan sihir. Bagaimanapun juga penyihir lemah secara fisik namun dengan persiapan bahkan naga bisa ditumbangkan sendiri.

Begitu jarak menjadi 3 meter, 2 buah tangan besar terbentuk dari air muncul, mencoba menangkap 43. Dengan setuhan kepermukaan air 43 memutar badan memberikan sapuan dari samping dengan kakinya terhadap tangan air.

Splazzz

Boommm

Tangan air hancur berkeping keping, mengurangi kecepatan dan momentum 43, inilah yang ditunggu tunggu Lina. Merentangkan tangan kedepan Lina bergumam.

Lina : kurung

Air mulai melingkar berbentuk bola dengan 43 sebagai porosnya siap mengurung menjadi penjara air. Siap melakukan pukulan yang telah dipersiapkan, 43 mulai memasang ancang ancang.

Lina : tidak semudah itu, ikat gumamnya.

Seketika muncul rantai dari air mengekang tangan dan kaki.

43 : jancukk, (ini orang penyihir apa profesor, ada berapa banyak sich triknya).

43 terkurung dalam bola air dan dirantai, namu Lina tidak berhenti sampai disitu.

Lina : (mengangkat tongkat sihir keatas), pusaran badai es..

Tampak 3 pusara air bercampur cristal es tajam dengan arah pusaran yang lancip mengarah ke 43.

Lina : (tangan terentang kedepan) maju…

Comments On This Chapter

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Comment 0 Comments

Similar Stories

Similar Titles